mendragi

Mendagri Meminta Seluruh Kabinet Untuk Turun Pemulihan Pascabencana

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera. Ia meminta sejumlah menteri, khususnya yang membidangi perdagangan, pertanian, perindustrian, UMKM, dan ekonomi kreatif, untuk membantu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pasar, warung, dan UMKM. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga di Kementerian Dalam Negeri, kutip mono77.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai indikator pemulihan yang masih membutuhkan percepatan, seperti tata kelola pemerintahan, layanan kesehatan dan pendidikan, akses infrastruktur darat, serta pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah terdampak. Tito menegaskan bahwa semangat gotong royong menjadi kunci utama keberhasilan rehabilitasi dan rekonstruksi. Ia juga mengapresiasi peran organisasi nonpemerintah yang aktif membantu masyarakat, terutama di wilayah pegunungan Aceh, karena kontribusi mereka sangat dirasakan meski minim publikasi.

Pemerintah menargetkan pemulihan di Sumatera Barat dan Sumatera Utara dapat rampung sebelum Ramadan, dengan fokus pada pembersihan wilayah terdampak, pengurangan pengungsi, serta bantuan bagi rumah rusak ringan dan sedang. Untuk Aceh, upaya pemulihan dinilai lebih berat karena banyak permukiman tertimbun lumpur, sehingga prioritas diarahkan pada pembersihan lumpur dan normalisasi sungai. Tito optimistis dengan tambahan dukungan sumber daya, termasuk dari TNI dan Polri, proses pemulihan dapat dipercepat secara signifikan.