Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyiagakan 29 kapal patroli untuk mengawal pelayaran selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Armada kapal tersebut ditempatkan di berbagai Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) strategis, yakni Tanjung Priok, Tanjung Uban, Tanjung Perak, Bitung, dan Tual, guna menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat di jalur laut. Tujuan penyiagaan ini adalah memastikan angkutan laut berjalan aman, nyaman, dan lancar di tengah peningkatan jumlah penumpang selama libur panjang Nataru, kutip main300.
Kapal patroli yang dioperasikan oleh Kesatuan Pengawas Laut dan Pelayaran (KPLP) akan memperkuat pengawasan dan pengamanan serta memberikan dukungan pencarian dan pertolongan bila diperlukan. Selain itu, tim patroli juga memastikan seluruh pelayaran mematuhi ketentuan keselamatan laut, termasuk kelaiklautan kapal dan kesiapan alat keselamatan, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem pada akhir tahun.
Upaya pengamanan ini dilakukan dengan sinergi lintas sektor bersama TNI AL, Polri, Basarnas, operator pelabuhan, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut dianggap penting untuk menjaga keselamatan masyarakat selama libur Nataru, baik bagi yang merayakan Natal maupun yang melakukan perjalanan liburan, sehingga arus transportasi laut dapat berlangsung optimal dan tanpa hambatan.